Tampilkan postingan dengan label Virtual BOX. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Virtual BOX. Tampilkan semua postingan

Jenis-Jenis Konfigurasi Adapter Jaringan (Network) yang Ada di VirtualBox

Jenis-Jenis Konfigurasi Adapter Jaringan (Network) yang Ada di VirtualBox - VirtualBox merupakan aplikasi virtual machine yang sangat populer. Sangat banyak sistem operasi
yang disupport oleh virtualbox ini, seperti berbagai versi windows, distro-distro linux, MA
C, dan lain-lain. Banyak yang memanfaatkan virtualbox ini sebagai media untuk belajar menginstall sitem operasi hingga simulasi jaringan secara virtual.


Jenis-Jenis Konfigurasi Adapter Jaringan (Network) yang Ada di VirtualBox

Berbicara mengenai simulasi jaringan, virtualbox memiliki beberapa konfigurasi adapter jaringan yang mesti kita mengerti fungsinya. Dengan demikian, kita akan lebih mudah mengoperasikan virtual untuk simulasi jaringan secara virtual.

Konfigurasi adapter jaringan ini bisa kita temukan pada menu Network. Pada bagian attached to, kita bisa memilih jenis konfigurasi adapter jaringan yang ingin digunakan. Biasanya terdapat tujuh jenis, namun hanya beberapa saja yang sering digunakan, berikut adalah adapter jaringa yang sering digunakan.

Jenis-Jenis Konfigurasi Adapter Jaringan (Network) yang Ada di VirtualBox

No attached

Bila kita memilih opsi ini, itu berarti komputer guest pada virtual telah memiliki kartu jaringan, hanya saja tidak ada koneksi yang terjadi pada kartu jaringan ini. Jadi, seolah-olah hanya kartu jaringan saja yang terpasang, tanpa adanya kabel yang dicolokan.


NAT

Adapter jenis ini digunakan apabila kita ingin mengkoneksikan langsung komputer guest ke internet. Pada kondisi ini, IP pada komputer gest tidak perlu lagi diset, dengan kata lain sudah menggunakan IP DHCP.

Internal Network

Jenis adapter ini hanya bisa menghubungkan sesama komputer guest dan tidak bisa terhubung dengan komputer Host serta jaringan real.

Host-Only Adapter

Jenis adapter ini bisa digunakan untuk menghubungkan komputer guest dengan komputer Host. Pada komputer Host kita atur terlebih dahulu IP address pada interfaces Host-only adapternya.

Bridge Adapter

Bridge adapter ini memungkinkan komputer guest menggunakan interfaces sungguhab yang ada pada komputer Host-nya, seperti Lan Card dan Wifi. Bridge adapter digunakan jika kita ingin komputer guest bisa terkoneksi dengan jaringan sungguhan bukan virtual. Jadi, dengan menggunakan janis adapter ini, posisi komputer guest akan sama dengan komputer host dalam jaringan sebuah jaringan.

Nah, kalau sudah tau fungsi-fungsinya akan terasa lebih mudah bukan belajarnya? Bagi yang ingin belajar jaringan, memanfaatkan virtualbox akan sangat disarankan.
Konfigurasi Mikrotik tanpa Routerboard

Konfigurasi Mikrotik tanpa Routerboard

Proses Instalasi ISO Mikrotik OS

Image result for mikrotik

1. Download file ISO Mikrotik nya. Kalian bisa download disini (Udah termasuk lisensi level 6. Mohon gunakan HANYA UNTUK TUJUAN BELAJAR SAJA!)

2. Jalankan ISO Mikrotik nya di Virtual Machine. Dalam hal ini saya menggunakan VMWare Workstation. Ketika membuat Harddisk baru di VM nya kasih space kecil aja misal 200
MB, karena Mikrotik ini ga butuh space banyak kok. Biar Harddisk kalian ga cepet abis ;)

3. Jalankan VM Mikrotik nya, dan lakukan proses instalasi Mikrotik dengan memilih (check) semua pilihan yang ada dengan tombol 'a'. Kalo udah dicentang semua tekan tombol 'i' untuk meginstall Mikrotik.
4. Tunggu bentar sampe proses instalasi nya selesai. Sabar yahh, cuma bentar kok ;) Kalo udah selesai tekan tombol Enter untuk reboot

Konfigurasi Jaringan

1. Setelah proses instalasi Mikrotik OS nya selesai, coba masuk ke system Mikrotik nya. Masukkan user login : admin dan password : 'kosongin aja'

2. Selamat anda sudah berhasil masuk system Mikrotik di VM. Disini kita cuma bisa memasukkan perintah berbasis text aja, ga ada mode GUI nya. Sekarang kita mulai konfigurasi jaringan nya agar bisa terkoneksi ke jaringan lokal PC terutama biar bisa buka Winbox. Silakan Download Winbox disini.

3. Pada VM nya masuk ke settings, rubah Network Adapter nya ke custom VMNet1. Untuk yang pake VM lain macam Virtual Box silakan menyesuaikan aja ya.

4. Selanjutnya coba buka Winbox, cek apakah udah terdeteksi Mikrotik nya. Kalo udah langsung login aja pake data login yang sama. Kalo ga bisa login coba cek lagi konfigurasi jaringannya. Disable aja Adapter VMnet8 biar ga bingung Winbox nya.



5. Pada Winbox nya cuma ada 1 interface yaitu Ether 1 doang, jadi lumayan ribet sebenarnya karena biasanya kita praktek pake wlan dan disitu ga ada wlan nya karena memang secara fisik di VMWare ga punya interface wireless. Jadi ya kita cuma bisa pake Ether 1 aja.

6. Tapi gapapa, kita masih bisa nambah Virtual Ethernet buat membantu kerja kita nanti kalo mau nyoba bikin hotspot biar bisa masuk ke user manager hotspot nya.

7. Alokasikan IP address buat Ether 1 misal : 192.168.1.1/24 Alokasikan juga IP address satu jaringan untuk Adapter VMnet1 nya biar bisa konek ke hotspot nya di browser.

Praktek Membuat HOTSPOT

1. Nah kalo koneksi jaringan nya uda beres, kita udah bisa nyoba praktek nih bikin hotspot sendiri walaupun cuma modal 1 interface ether doang. Tapi setidaknya kita masih bisa membuat Virtual Ethernet buat bantuan.

2. Oke, buat Virtual Ethernet dulu aja biar bisa dipake buat masuk ke User Manager Mikrotik nya nanti. Interface -> add -> Virtual Ethernet -> Ok. Jangan lupa diberi IP address yang satu jaringan sama Ether 1 ya, misal : 192.168.1.5/24


3. Selanjutnya buat Hotspot via IP -> hotspot -> Hotspot Setup -> ikuti langkah-langkah wizard nya

4. Kalo udah coba cek hotspotnya udah jalan apa belum. Akses alamat ip ether 1 tadi http://192.168.1.1 dari browser PC. Kalo muncul halaman login mikrotik berarti hostpot udah jadi. Silakan login dengan username dan password yang tadi dibuat.

5. Untuk selanjutnya silakan kalian berexperimen sendiri. Kalian bisa kembangkan untuk membuat Radius Server dengan mengakses User Manager di IP virtual ethernet tadi misal : http://192.168.1.5/usermgr

6. oh yaa,, jika kalian belum mengenal bentuk routerBoard MikroTik ini dia gambar nya
Image result for mikrotik

Dari semua tutorial di atas sangat dimungkinkan sekali untuk kondisi error. Karena memang kita tidak punya Mikrotik nya secara fisik, hanya menjalankannya secara virtual, sehingga kesalahan mungkin saja terjadi. Saya sendiri butuh waktu berjam-jam untuk bisa mengakses user manager, karena sering nya alamat itu tidak bisa diakses :(. Jadi disinilah kita harus sabar dan mau mencari solusi dari semua masalah itu, karena dibalik semua masalah pasti ada jalan keluarnya, dan dari itu semua kita akan mendapat pembelajaran nya :).